– Insiden akibat menabrak truk parkir kembali terjadi di Jalur Pantura Kabupaten Tuban, kali ini menimpa satu rombongan kendaraan pribadi jenis MPV yang berisikan 10 orang didalamnya, Senin (18/4/2022) pagi.

Peristiwa yang terjadi di jalur nasional Surabaya-Semarang, tepatnya di Jati Peteng, Desa Purworejo, Kecamatan Jenu tersebut menyebabkan beberapa penumpang mengalami luka-luka, bahkan diantaranya diketahui meninggal dunia.

Kanit Laka , IPDA Eko Sulistyono mengungkapkan, kecelakaan bermula ketika mobil Toyota Calya dengan plat nomor W-1714-QF yang dikemudikan Muhammad Imron (46) warga Desa Kendal, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo melaju kencang dari arah barat hendak ke arah timur.

Sesampainya dilokasi kejadian, terdapat truk tronton yang terparkir dibahu jalan dengan nomor polisi nomor polisi (Nopol) L-9507-UM yang dikemudikan Ervan Heri Setiawan (40) asal Desa Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo Kabupaten Salatiga.

“Diduga karena sopir kurang konsentrasi, sehingga kendaraan keluar jalur, lalu menabrak tronton yang kebetulan berada didepannya yang saat itu sedang diparkir,” ungkapnya kepada .

Karena hantaman yang begitu keras membuat badan mobil berwarna hitam tersebut masuk ke bawah kolong tronton, bahkan atap mobil hanya tersisa sedikit pada bagian belakang. Akibatnya, 5 orang dilaporkan luka ringan, 3 meninggal dunia dan 2 orang luka berat, mereka semua terjepit didalam kendaraan yang ditumpangi.

“Keseluruhan korban sudah berhasil dievakuasi, jenazah korban maupun korban selamat saat ini telah berada di RSUD Dr. Koesma untuk dilakukan tindakan medis,” terangnya.

Selanjutnya, untuk mengetahui penyebab kecelakaan, petugas dari Unit Laka Satlantas telah memeriksa beberapa orang saksi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian mengamankan sejumlah barang bukti berupa STNK dan juga kendaraan yang terlibat.

“Untuk penyebab pasti kecelakaan masih kita dalami, namun untuk kerugian materi ditaksir sekitar 20 juta,” pungkasnya.

Adapun Idenitas korban meninggal dunia di lokasi kejadian yaitu, Yossy Rahmawati (42), warga Desa Mojosari Rejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Erna (30) dan Alfian (9), warga Kedung Wonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Korban lainnya yang mengalami luka berat yakni, Muhammad Saka Diandra Putra (3), Desa Mojosari Rejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dan Wahyu Wicaksono (35) Desa Kedung wonokerto, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo. 

Sedangkan untuk korban dengan luka ringan antara lain, Muhammad Imron (46), warga Desa Kendal, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Farel Dwi Maulana (9), warga Desa Kedung Wonokerto, Kecamatan Prambon, Dyan Dwi Kurniawan (22), warga Kedung Sogo, Kecamatan Prambon, Landy Khurrijat (9), serta Koko Adi (42), warga Desa Mojosari Rejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Muhammad Saka Diandra Putra (3) dan Wahyu Wicaksono (35) yang sebelumnya alami luka berat, kini terkonfirmasi meninggal dunia saat dalam perawatan di RSUD. (Ibn/Jun).

Ikuti Berita dan Artikel terbaru Ronggo.id di GOOGLE NEWS